Showing posts with label hewan. Show all posts
Showing posts with label hewan. Show all posts

Saturday

Makhluk-makhluk mitologi kuno yang keberadaannya terbukti ada

One web id — Tak menutup kemungkinan meski dunia telah modern namun banyak sekali cerita, kisah hingga hal-hal mistis atau mitologi yang muncul dalam berbagai bentuk seperti film, literatur ataupun hanya pembicaraan belaka. Oleh karena itulah terkadang kita sering menganggap semua hal itu hanyalah hal tidak nyata. 
Makhluk-makhluk mitologi kuno yang keberadaannya terbukti ada

Akan tetapi tahukah kamu bahwa ternyata di dunia ada beberapa hal dalam mitologi yang sebenarnya ada atau dapat dibilang memiliki hal yang setara di dunia nyata. Lantas makhluk mitologi seperti apa yang dimaksud? Penasaran, ini beberapa diantaranya yang patut kamu ketahui. Mari kita simak bersama-sama!


1. Kapten Ahab dan Moby Dick

Sebetulnya Moby Dick terinspirasi dari paus kepala kotak, yaitu raksasa yang bewarna putih. Hal ini nyata, bahkan yang asli ternyata lebih jahat daripada kisahnya. Ia dinamakan Mocha Dick, dimana paus ini telah berhasil mengalahkan hingga seratus kapal pemburu paus, bahkan ia pernah menghadapi 3 kapal pemburu paus sekaligus dan berhasil mengalahkannya. Kapten Ahab sendiri digambarkan sebagai seorang kapten yang tergila-gila untuk memburu Moby Dick. Kapten Ahab ini ternyata diinspirasikan dari seorang pria yang tinggal di zaman yang sama dengan Mocha Dick, yaitu Kapten Pollard. Kapal kapten Pollard juga dihancurkan oleh seekor paus, yang akhirnya memaksa ia dan krunya untuk melakukan kanibalisme agar dapat bertahan hidup. Setelah bertahan hidup, ia kembali melaut dengan kapal yang baru. Sayangnya, kapal tersebut tenggelam lagi, kali ini oleh sebuah badai dan akhirnya ia menghabiskan sisa hidupnya menjadi seorang penjaga.

2. Hobbit

Seandainya Anda pernah menonton film Lord of The Rings, maka ada sebuah ras menyerupai manusia hanya saja tingginya tidak setinggi manusia dimana hanya sepertiga atau setengah manusia biasa, ras itu dikenal dengan nama Hobbit atau manusia kerdil. Sebuah penggalian di Pulau Flores, Indonesia menghasilkan penemuan akan sebuah kerangka menyerupai manusia hanya saja tingginya dan bentuknya juga hanya sepertiga manusia biasa. Dari sini ada dua kesimpulan yang dapat diambil, apakah memang benar bahwa ada sebuah ras yang gaya hidupnya berbeda dari manusia biasa dan dikenal dengan hobbit, atau memang ini disebabkan karena adanya gangguan pertumbuhan pada manusia terkait seperti microcephaly (gangguan atau kelainan pertumbuhan).

3. Imoogi

Usut punya usut, rupanya mitos ini berasal dari legenda Korea, dikatakan merupakan sebuah mahluk menyerupai ular raksasa dan setara dengan dragon (naga). Imoogi ini diibaratkan merupakan sebuah calon naga yang pada akhirnya jika ia dapat bertahan hidup selama ribuan tahun, ia akan berubah menjadi bentuk naga yang sebenarnya dan pada akhirnya pergi ke langit. Walaupun hal nyatanya bukan berada di Korea, melainkan Amerika Selatan, dikatakan bahwa ada sebuah ular phyton raksasa yang disalah persepsikan sebagai naga muda. Inilah yang mnejadi cikal bakal dari Imoogi. Ular phyton raksasa ini adalah Titanoboa dengan panjang sekitar 14 meter dan berat lebih dari 1 ton. Mahluk ini dapat menelan manusia bulat-bulat tanpa ada tonjolan di perutnya. Untungnya, mahluk ini telah punah sejak lama sekitar 58-60 juta tahun yang lalu.

4. Dvaraka Kota Krishna

Berdasarkan legenda, Krishna (Dewa di Hindu yang setara dengan Tuhan Yesus) berkuasa atas kota Dvaraka atau Dwarka hingga pada akhirnya ia ditelan oleh laut. Khususnya bagi kaum Hindu, menemukan Kota Hilang Dvaraka ini seperti menemukan Kitab Perjanjian atau Cawan Suci. Kota ini berbeda dengan kota modern Dwarka di India, Dvaraka adalah kota dalam legenda yang dibawahi oleh Krishna. Arkeologi menemukan sebuah kota lepas pantai di India yang serupa dengan deskripsi pada legenda tersebut. Dengan bebatuan yang mengindikasikan bahwa itu memang Dvaraka dan juga ternyata itu adalah salah satu kota paling tua dalam sejarah yang dibawahi oleh Maha Dewa Krishna.

5. Menara Babel

Sebagaimana yang pernah dikisahkan bahwa Raja Babilonia Modern, Nebuchadnezzar II, berusaha membuat sebuah menara yang sangat tinggi dengan tujuan mencapai keberadaan Surga dan kemudian karena murka Tuhan, menara tersebut dihancurkan oleh kekuatan-Nya. Anda dapat melihat hal serupa di sini. Hanya saja ini bukan seperti puing-puing sisa menara Babel yang dihancurkan Tuhan. Ini adalah sebuah Ziggurat (struktur bangunan raksasa seperti Pyramid), untuk kuil Dewa Marduk (Dewa Matahari Babilonia) yang dihancurkan oleh Alexander the Great (Raja Macedonia yang berhasil menciptakan salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah kuno). Alexander kemudian mencoba membangun kembali tempat ini untuk membesarkan namanya, tetapi tidak berhasil karena ia meninggal sebelum selesainya pembangunan tersebut. Setelah itu banyak sekali orang-orang berusaha membangun kembali hal serupa namun gagal sebelum selesai. Tempat ini seperti menggambarkan ketidakmampuan manusia untuk bekerjasama membangun satu hal.

6. Wanita Amazon

Konon Wanita Amazon digambarkan sebagai bentuk kewanitaan yang sangat kuat dan menggambarkan pejuang wanita yang tidak kalahnya dengan pejuang pria. Seorang sejarawab Yunani yang bernama Herodotus menuliskan sebuah cerita dimana para wanita Amazon menikah dengan para pria Scythian (sebuah suku penunggang kuda Eurasia). Para wanita Amazon menyetujui pernikahan tersebut asalkan anak-anak perempuan mereka masih diperbolehkan mengikuti tradisi pejuang wanita ini. Jika tidak ada bukti pasti mengenai cerita ini maka tentu cerita ini tidak akan dapat dipercaya. Tapi ternyata ada bukti nyata, yaitu sebuah kuburan yang ditemukan di padang rumput Eurasia yang menunjukkan bahwa Wanita Scythian mempunyai sifat pejuang seperti yang dideskripsikan di Wanita Amazon. Mereka ditemukan memiliki tulang yang terkena luka perang dan dikubur bersama pedang, panah, pisau dan bukti-bukti perjuangan lainnya.

7. Berserker

Berserker merupakan pejuang dalam mitologi Norwegia Kuno yang dikatakan pada saat bertarung berada dalam karakteristik yang sangat liar, tidak terkontrol dan seperti mengamuk. Tahukah kamu mereka adalah pejuang atau prajurit yang ditakuti hingga sekarang ini karena seberapapun mereka terluka mereka tidak peduli dengan satu tujuan, yaitu menghabisi siapapun yang ada di pandangan mereka. Lalu darimanakah kekuatan ini  berasal? Rupanya cerita ini memang benar-benar nyata. Berserker atau keadaan ini dapat dicapai dengan memakan sebuah obat sebelum berperang yang dapat memberikan rasa mabuk, serupa seperti halusinogen. Ini akan membuat mereka tidak mengenal takut, sakit dan menjadi lebih kuat. Obat seperti bufotenin dipercaya dapat menghasilkan hal serupa.

8. Dragons

Meski bentuknya tidak benar-benar seperti naga yang kita bayangkan, tetapi kita tidak tahu darimanakah sebenarnya keaslian bentuk naga yang kita bayangkan tersebut. Mungkin saja bentuk aslinya dikembangkan dari seekor hewan yang memang benar-benar memiliki nama 'Dragon' pada namanya, yaitu Komodo Dragon yang lebih kita kenal sebagai Naga Komodo atau Komodo saja, dan dapat ditemukan di Pulau Komodo, Indonesia. Tapi yang kita bicarakan bukan hewan ini, melainkan nenek moyangnya Komodo, yaitu Megalania. Merupakan sebuah kadal berukuran raksasa yang dapat tumbuh hinga 8 meter dengan berat hingga 1,9 ton. Megalania ini tidak kalah mematikannya dengan Naga yang di film-film atau kisah literatur, korban yang digigitnya akan terkena racun yang sangat mematikan dan berdarah hingga ia mati, dimana gigitannya akan membuat daging membusuk secara perlahan.

9. Scylla dan Charybdis

Odysseus, seorang raja Yunani yang terkenal akan taktik Kuda Trojan (Trojan Horse)-nya ini pada pelayarannya harus melalui sebuah selat sempit yang mempunyai monster di kedua tepian daratannya. Di sisi satu adalah Scylla, sebuah monster berkepala banyak yang siap menyerang kru kapal jika mendekat dan di sisi lainnya adalah Charybdis, sebuah monster laut yang menyerang kapal dengan menariknya ke kedalaman laut melalui pusaran air. Akhirnya Odysseus memutuskan mendekati Scylla daripada Charybdis karena akan lebih baik kehilangan sedikit kru daripada semua kapal. Straits of Messina (Teluk Messina) yang berada di antara Sisilia dan daratan utama Italia dipercaya adalah tempat Scylla dan Charybdis ini tinggal. Charybdis sebenarnya adalah memang pusaran air hanya saja tanpa si monster, dan arusnya itu lebih lemah daripada yang diceritakan di legenda. Namun di sisi lain pada teluk ini ada tebing berbatu yang menginspirasikan kepala Scylla.

10. Kraken

Kraken merupakan sosok makhluk dalam mitologi yang berdiam di laut dengan keganasan dan bentuk yang mengerikan. Tapi ternyata Kraken dipercaya terinspirasi dari seekor cumi-cumi. Cumi-cumi memang bentuknya menyerupai kraken, tapi apakah besarnya sangatlah berbeda dimana kraken dapat dengan mudah menghancurkan kapal. Hal ini mungkin masuk akal jika kita bukan membicarakan cumi-cumi umumnya yang berukuran kecil tetapi Cumi-cumi Raksasa atau Colossal Squid. Dengan panjang dapat mencapi hingga 14 meter dan tangan dan mata yang jauh lebih besar daripada cumi besar lainnya. Cumi-cumi raksasa inilah yang sering digambarkan bertarung dengan ikan paus. Ya, jika kita membicarakan cumi-cumi ini maka ia memang berniat melakukannya, maka ia dapat memberikan kerusakan ke kapal.
»»  ReadMore...

Friday

7 vampir yang keberadaannya tidak anda sadari

Pada umumnya, mengkonsumsi darah secara ilmiah kita kenal sebagai haematophagy, dan organisme yang mengkonsumsi darah sebagian atau secara eksklusif disebut haematophagous. Sebagai omnivora non-parasit, mungkin gaya hidup mereka akan tampak asing bagi kita, namun mempertimbangkan fakta bahwa makhluk-makhluk ini terus dipaksa untuk membunuh agar mereka bisa bertahan hidup.
7 vampir yang keberadaannya tidak anda sadari

Mungkin beberapa jenis hewan yang akan anda kenali tampak licik, menyeramkan atau bahkan kejam, akan tetapi ini adalah hewan-hewan yang telah beradaptasi untuk memakan makhluk lain tanpa membunuh mereka. Secara rasional, menghisap sedikit darah jauh lebih efisien dan aman ketimbang harus merobek kaki dan merobohkan seekor gajah. Berikut ada tujuh jenis makhluk vampir yang keberadaannya mungkin tidak anda sadari. Mari kita simak bersama!

1. Ngengat Vampir
Genus Calyptra adalah sekelompok ngengat di subfamili Calpinae keluarga Noctuidae. Mereka merupakan anggota dari suku Calpini. Nama umum dari banyak spesies ini adalah ngengat vampir, mengacu pada kebiasaan mereka yang minum darah dari vertebrata. Pada umumnya ngengat dan kupu-kupu memakan nektar atau bahkan tidak pernah makan sama sekali, masa hidupnya hanya dihabiskan untuk mencari pasangan. Setidaknya satu ngengat, meski bagaimanapun akan menggunakan belalai tajamnya untuk mengebor melalui kulit mamalia menuju aliran darah. Ketika darah inang mengalir melalui mulut seperti jerami, hal itu menyebabkan mahluk kecil ini untuk meningkatkan dan mengait ke dalam daging hingga proses makan selesai. Kebalikannya dengan nyamuk, hanya ngengat jantan yang menjadi vampir - ia menggunakan sumber energi alternatif ini dengan baik, pasalnya ngengat betina menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk beristirahat dan menunggu sementara laki-laki dibiarkan untuk berpetualang jauh untuk mencari pasangan.

2. Candiru
Candirú atau canero merupakan sejenis ikan air tawar yang masih sekerabat dengan ikan lele. Jenis ini ditemukan di Sungai Amazon dan memiliki reputasi di antara penduduk lokal sebagai ikan paling ditakuti, bahkan lebih dari piranha. Candiru adalah sejenis parasit. Ia masuk ke celah-celah insang ikan lain, mengeluarkan tulang belakangnya supaya dapat berpegang di tempat, dan meminum darah di insang, sehingga dijuluki "ikan vampir dari Brazil". Tubuh mungil mereka, secara khusus disesuaikan dengan insang yang mendeteksi darah, dimana mereka menggunakan rahang kecil mereka untuk menggigit ke dalam bagian tubuh mangsanya dan berpesta. Pengobatan tradisional yaitu dengan dua jenis tanaman, Xagua (Genipa americana) dan apel Buitach yang dimasukkan ke daerah yang terkena. Kedua tanaman ini akan membunuh dan melarutkan ikan tersebut. Biasanya, akan terjadi infeksi yang dapat menyebabkan shock dan kematian korbannya sebelum candiru dapat diambil.

3. Kutu Loncat
Kutu loncat merupakan serangga kecil anggota suku Psyllidae. Serangga ini hidup dengan memakan cairan tumbuhan, sehingga beberapa jenisnya dikenal menjadi hama berbahaya. Meski ada berbagai jenis serangga yang memakan darah, namun kutu adalah kelompok terbesar dengan 100 jenis haematophagous, dan lebih dari 2000 spesies yang diketahui sangat berbahaya, mereka beradaptasi dengan hidup dari darah mamalia. Fleksibelitas mereka adalah, tubuh yang tipis namun padat seperti lapis baja yang sempurna untuk "berenang" dengan cepat melalui bulu tebal, menolak upaya tuan rumah untuk mencakar atau menggigit mereka keluar. Kutu tidak pernah punya sayap (yang akan memperlambat mereka pada pelarian mereka) namun kompensasi dengan kaki yang luar biasa, yang memungkinkan mereka untuk melompat lebih dari 200 kali panjang tubuh mereka untuk datang dan pergi dari mangsa mereka.

Mereka memulai hidup sebagai larva belatung, yang tidak menggigit, tetapi memakan puing-puing seperti kulit mati, rambut, bulu atau bahkan sampah orang tua mereka. Ya, kutu ibu tidak akan hanya minum darah Anda, tetapi kotoran mereka akan berikan kepada bayi-bayinya. Sementara kutu sebagian besar senang makan dan berjalan, beberapa spesies yang dikenal sebagai "sticktight" kutu ini punya metode makan yang tidak menyenangkan, ia menyusup seluruh tubuhnya jauh di bawah kulit mamalia, membengkak sampai ukuran kacang polong, meletakkan telurnya dan mati, masih tertanam dalam daging di mana hal itu dapat menyebabkan infeksi bakteri.Kutu loncat tidak sama dengan kutu, yang tidak masuk dari daftar ini. Kutu adalah arakhnida yang memiliki delapan kaki.

4. Lamprey
Lamprey ataupun belut lamprey merupakan spesies ikan tak bertaring. Lamprey adalah spesies minoritas. Dalam zoologi, lampreys sering tidak dianggap sebagai ikan sejati sebab morfologi dan fisiologinya yang berbeda. Agnatha atau "ikan tanpa rahang" pernah menjadi vertebrata planet bumi ini paling awal dan dominan, muncul jutaan tahun yang silam di jaman purba yang dikuasai oleh moluska bertentakel dan artropoda berduri. Saat ini, contoh hidup hanya dari nenek moyang amis adalah “slime hags” scavenging (yang cukup menarik, tapi tidak haematophagous) dan pengisap darah berwajah "lamprey." Banyak Spesies lamprey Banyak memunyai filter untuk makanan tidak berbahaya, tetapi beberapa varietas yang terkenal adalah benar-benar parasit. Biasanya mereka akan menempel pada ikan lain, setelah itu mereka akan menyusup melalui daging sampai mereka mencapai darah atau cairan tubuh lainnya, dan mungkin membunuh sang mangsa yang tidak cukup kuat untuk bertahan dari banyak cairan atau darah yang hilang. Meski mereka tampak primitif dan ganas, namunlamprey juga ibu berbakti yang bermigrasi jauh untuk bertelur dan secara hati-hati membuat tumpukan batu untuk menjadi sarang pelindung telur-telur mereka.

5. Kutu Busuk
Kutu busuk merupakan jenis serangga parasit dari keluarga Cimicidae. Kutu busuk dikenal sebagai spesies yang meminum darah manusia dan hewan berdarah panas lainnya. Awalnya hanya disebut serangga dari ordo Hemiptera, yang meliputi kutu busuk, bug pembunuh, waterbugs, kutu daun, jangkrik dan banyak lainnya.Kebanyakan serangga ini tidak berbahaya, tetapi yang jahat adalah "kutu busuk" di antara beberapa varietas parasit. Sesuai dengan nama mereka, makhluk-makhluk bersayap bersembunyi di bahan bersarang vertebrata yang lebih besar (seperti kasur dan bantal Anda) untuk menghisap darah saat mangsanya tidur. Sangat ulet, mereka beradaptasi secara cepat terhadap penyakit dan pestisida, sehingga membuat mereka sangat sulit untuk dibasmi. Adaptasi yang cepat ini disebabkan oleh sebagian kebiasaan keras mereka bereproduksi. Kutu busuk biasa tinggal dan bertelur di lipatan tempat tidur atau bantal dan tempat-tempat tersembunyi lainnya. Kutu busuk bisa menggigit tanpa disadari korbannya, umumnya ia akan agresif pada malam hari. Ia akan menimbulkan bekas gigitannya yang berupa bentol dan terasa gatal serta panas pada korbannya. Serangga parasit ini bisa menimbulkan penyakit ruam-ruam, efek psikologis, dan gejala alergi. Hewan ini beraroma tidak sedap dan sangat menyengat di hidung.

6. Kelelawar Vampire
Kelelawar vampir merupakan spesies kelelawar yang sumber makanan utamanya adalah darah. Di alam liar, terdapat tiga spesies kelelawar yang mengkonsumsi darah antara lain Desmodus rotundus, Diphylla ecaudata, dan Diaemus youngi. Ketiga spesies itu berasal dari benua Amerika, dari wilayah-wilayah seperti Meksiko, Brasil, Chili, dan Argentina. Mereka adalah satu-satunya kelelawar yang bisa berjalan di tanah dan bahkan berdiam lama di tanah, hal itu memungkinkan mereka untuk dekat dengan hewan tidur yang lebih besar dan merayap pada mereka. Aksi mereka yang licin, gigi tajam bak pisau cukur membuat irisan kecil di daging mangsanya dengan sedikit rasa sakit, dan air liur anticoagulant mereka membuat darah mengalir dengan bebas. Sementara hampir semua kelelawar komunal, kelelawar vampir adalah kelelawar yang dikenal untuk merawat anak mereka, bahkan mereka mengadopsi anak kelelawar vampir lain yang yatim piatu dan menganggapnya sebagai anak mereka sendiri.

7. Lintah
Lintah merupakan jenis hewan yang tergabung dalam filum Annelida subkelas Hirudinea. Beberapa dari jenis lintah dapat hidup di daratan, air tawar, dan laut. Terkait dengan cacing tanah dan Annelida lainnya, lintah dapat ditemukan di seluruh dunia baik di darat dan di air. Kebanyakan spesies ini karnivora, menggerogoti invertebrata kecil atau bahkan telur ikan dan katak, tapi lintah haematophagous terkenal dipersenjatai dengan lingkaran, seperti gigi dan anestesi, senyawa antikoagulan dalam air liur mereka, yang memungkinkan mereka untuk membuat irisan, kecil tanpa rasa sakit pada mangsa mereka yang menyemburkan darah selama berjam-jam. Pada zaman Purba, diyakini bahwa lintah dapat mengobati hampir semua penyakit dengan menghapus kelebihan darah "buruk", dan sementara yang sekarang kita kenal ini tidak pernah benar, efisiensi mereka di pengeringan darah masih menarik bagi ilmu kedokteran, dan lintah bahkan telah digunakan untuk menghilangkan gumpalan berbahaya pada kaki yang disambungkan. Rupanya struktur lintah lebih kompleks dari yang kita pikirkan, lintah memiliki beberapa hati, juga banyak otak dan pada beberapa spesies mempunyai sekelompok mata kecil. Bahkan banyak spesies lintah terus dekat mengawasi anak mereka, membentuk sebuah kepompong pelindung di sekitar telur dan membawa bayi mungil di punggung mereka hingga mereka bisa berjuang sendiri.
»»  ReadMore...

Jenis-jenis hewan langka yang sulit dijumpai di bumi

Tahukah Anda, beberapa makhluk unik ini berada di tempat-tempat tersembunyi seperti di kedalaman laut atau gua yang sangat dalam. Besar kemungkinan jika hewan-hewan berikut ini bukan yang paling indah, namun mereka adalah jenis hewan yang paling sulit ditemukan di bumi. Berikut Jenis-jenis hewan langka yang sulit dijumpai di bumi. Mari kita simak bersama-sama.

1. Ichthyophis Kohtaoensis
Ichthyophis Kohtaoensis
Koa Tao Island caecilian, Ichthyophis kohtaoensis, adalah spesies amfibi di keluarga Ichthyophiidae ditemukan di Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Habitat alamnya adalah hutan subtropis atau tropis lembab dataran rendah, hutan pegunungan lembab subtropis atau tropis, sungai, sungai intermiten, rawa, rawa-rawa air tawar, rawa-rawa air tawar intermiten, perkebunan, kebun pedesaan, perkotaan, mantan hutan sangat terdegradasi, lahan irigasi, dan musiman lahan pertanian banjir. Nama ilmiah mengacu pada pulau Ko Tao di Teluk Siam, di mana jenis spesimen dikumpulkan. Makhluk ini memiliki tubuh seperti ular panjang dengan ekor runcing. Reptil ini memiliki tubuh abu-abu gelap dengan perut kuning. Salah satu fitur yang membuat unik reptil ini adalah fakta bahwa ia memiliki dua otot yang mengontrol rahang.

2. Kelelawar Bumblebee
Kitti's hog-nosed bat Stuffed specimen
By Momotarou2012 (Karya sendiri), via Wikimedia Commons
Bumblebee bats juga dikenal sebagai kelelawar lebah, merupakan spesies kelelawar yang hampir punah dan satu-satunya anggota yang masih ada dari keluarga Craseonycteridae. Spesies ini bisa dijumpai di Thailand dan Burma barat tenggara, di mana ia menempati gua-gua batu kapur di sepanjang sungai. Diperkirakan, Kelelawar Bumblebee dewasa panjangnya hanya satu inci dari kepala ke ekor. Kelelawar ini tumbuh dengan memiliki fitur lain yang membedakannya, yaitu moncong yang menyerupai moncong babi.

3. Monito Del Monte
Monito del Monte ps6
By José Luis Bartheld from Valdivia, Chile (Monito del Monte), via Wikimedia Commons
The monito del monte atau Dromiciops gliroides, juga disebut chumaihuén di Mapudungun, merupakan marsupial kecil yang hanya ada di barat daya Amerika Selatan (Chile dan Argentina). Ini adalah satu-satunya spesies yang masih ada dalam urutan kuno Microbiotheria, dan perwakilan New World tunggal dari superorder Australidelphia (semua marsupial New World lainnya adalah anggota Ameridelphia). Spesies ini nokturnal dan arboreal, dan tinggal di semak bambu gunung di hutan hujan Valdivian Andes selatan di Amerika Selatan. Ekornya yang panjang membantu ia untuk memegang dan berayun dari cabang-cabang pepohonan. Jenis makanan utamanya adalah serangga dan invertebrata kecil lainnya, ditambah dengan buah.

4. Solenodon
Solenodon paradoxus, Naturhistorisches Museum Wien
By Sandstein (Karya sendiri), via Wikimedia Commons
Solendon atau Solenodon Kuba merupakan mamalia kecil yang berasal dari Kuba dan Hispanola. Ini adalah jenis mamalia pemakan serangga milik keluarga Solenodontidae. Solenodontidae menarik untuk peneliti filogenetik karena retensi karakteristik mamalia primitif, spesies mereka menyerupai tikus kecil. Mereka adalah salah satu dari dua keluarga soricomorphs Karibia; tidak pasti apakah keluarga lain, Nesophontidae, yang punah selama Holosen, yang berkaitan erat dengan solenodons. Makhluk ini sangat mirip dengan tikus, ia memiliki moncong panjang dan ekor bersisik. Namun, Solenodon memiliki moncong yang fleksibel sebagai kebalikan dari tikus kesturi. Ciri khas lain dari hewan ini adalah bahwa hewan ini sangat beracun. Solenodon adalah satu-satunya mamalia yang dapat menyuntikkan mangsanya dengan bisa racun ular. Jadi yang terbaik adalah mundur jika Anda menemui makhluk ini, karena mereka akan jatuh lalu menggigit di atas topi Anda.

5. Hiu Berjumbai
Frilled shark head2
By OpenCage ( http://opencage.info/pics.e/large_13408.asp ), via Wikimedia Commons
Frilled Shark atau yang lebih lazim kita sebut Hiu berjumbai merupakan sebuah keanehan di dunia hewan. Hingga abad ke-19 para peneliti berpikir hewan ini sudah mati bersama dinosaurus. Namun, ini terbukti tidak benar, karena beberapa nelayan pernah menangkapnya dan juga beberapa penemuan bangkai makhluk ini. Hiu ini terlihat mirip dengan belut, ia memiliki tubuh memanjang. Hiu berjumbai memiliki kepala berbentuk segitiga dengan tubuh abu-abu panjang. Hiu ini tidak memiliki sirip punggung besar, berbeda dengan sebagian besar spesies hiu lainnya.

6. Kakapo
Kakapo
Kakapo, Strigops habroptilus, juga disebut betet burung hantu, adalah spesies bayan nokturnal dengan bintik-bintik wajah sempurna yang berbulu hijau-kuning endemik dari Selandia Baru. Kakapo merupakan satu-satunya kakatua yang tak bisa terbang di planet ini. Sedangkan sepupu mereka melakukan perjalanan melalui udara, spesies ini memilih untuk berjalan kaki atau naik dari tempat satu ke tempat lainnya. Burung ini dapat ditemukan di Selandia Baru dan sering disebut sebagai burung beo hantu. Makhluk ini mendapat julukan dari bentuk cakram bulu di sekitar mata. Burung beo ini juga ditetapkan sebagai burung beo terbesar dengan berat mencapai 8 kilogram.

7. Olm
Proteus anguinus Postojnska Jama Slovenija
By Boštjan Burger [Public domain], via Wikimedia Commons
Olm, atau Proteus, merupakan amfibi asli perairan karst Dinarik yang mengalir melalui sungai Soča didekat Trieste di Italia, melalui Slovenia selatan, Kroatia barat daya, dan Herzegovina. Makhluk ini memiliki tubuh panjang berwarna putih, dengan empat kaki kecil. Sekilas terlihat sangat mirip dengan ular kecil. Kadal ini menghabiskan hidupnya di gua-gua bawah tanah. Makhluk ini mempunyai mata yang tidak berkembang dan benar-benar buta. Walaupun Olm tidak dapat melihat bukan berarti tak berdaya. Olm mengkompensasi kekurangan penglihatan dengan pendengaran yang luar biasa dan indera penciuman.
»»  ReadMore...

Cara-Cara Unik Hewan untuk Menjadi Induk yang Baik

Di dalam dunia satwa, terkadang hewan mempunyai cara tersendiri tentang bagaimana dalam mengasuh dan membesarkan anak-anak mereka. beberapa induk punya cara yang berbeda untuk jadi "ibu" yang baik. Tak jarang pula ada diantara mereka yang rela mati demi kelangsungan hidup sang anaknya.
Cara-Cara Unik Hewan untuk Menjadi Induk yang Baik

Bagi kita, ini merupakan tingkah laku hewan yang dirasakan cukup aneh untuk di pikirkan. Berikut ini cara-cara unik hewan untuk menjadi induk yang baik dalam dunia satwa. Mari kita simak bersama-sama!

1. Paus kelabu
Paus dengan nama ilmiah Eschrichtius robustus ini melakukan perjalanan sangat jauh untuk melindungi anak mereka. Biasanya mereka akan melakukan migrasi dari Kutub Utara yang dingin tapi kaya akan sumber makanan ke lepas pantai Meksiko yang tropis tapi miskin sumber makanan untuk melahirkan. Tujuan migrasi ini dilakukan supaya anak-anak mereka nanti terhindar dari predator. Tentunya agar terbebas dari predator, paus dapat memberi makan dengan susu kaya lemak dan memberi waktu pada anak-anak mereka untuk membentuk lapisan lemak sebelum kembali ke Kutub Utara yang dingin. Uniknya, induk paus ini bisa menahan lapar hingga berbulan-bulan meskipun harus menghasilkan susu berkalori tinggi. Pada masa ini, diperkirakan mereka dapat kehilangan bobot hingga 8 ton.

2. Katak beracun
Dendrobates azureus atau Katak beracun bisa dibilang induk yang super. Sebab setelah bertelur dan menetaskan telurnya, katak berwarna merah tersebut membawa anak-anaknya, satu per satu, ke atas pohon yang tingginya bisa mencapai hingga 30 meter. Nantinya di atas tersebut ia akan mencari semacam kubangan air di daun. Satu kubangan untuk satu anak. Katak beracun ini memberi makan anak-anaknya dengan telur yang tidak dibuahi selama enam hingga delapan minggu.

3. Burung cuckoo
Cuculidae merupakan famili burung dari ordo Cuculiformes yang tersebar di Dunia Lama dan Australasia. Beberapa jenis Cuculidae diketahui memiliki perilaku berkembang biak yang merugikan burung lainnya. Uniknya, Cuckoo melepaskan tanggung jawab untuk mengurus anak mereka pada burung lain. Secara diam-diam mereka akan menaruh telur di sarang burung lain, biasanya spesies burung yang diilih adalah burung yang lebih kecil. Setelah menetas, anak burung cuckoo lebih besar ketimbang anak burung lain. Dengan begitu anak burung cuckoo dapat memaksa anak-anak yang lain untuk keluar dari sarang dan mati. Sehingga ia pun bisa memperoleh perhatian penuh dari induk yang terpaksa mengadopsinya.

4. Laba-laba
Pada beberapa laba-laba Stegodyphus sp., pengasuhan tidak sekadar mengawasi sarang. Induk menempelkan telur-telur mereka ke jaring dan mengawasinya hingga telur menetas. Kemudian setelah itu sang induk makan seperti biasa, namun merelakan sebagian besar makanan menjadi sup nutrisi untuk keturunannya. Ketika bayi-bayi mereka sudah berumur sekitar sebulan, maka sang induk akan terlentang. Anak-anak mereka naik ke atas tubuh induk dan membunuhnya dengan cara menyuntikkan racun yang menghancurkan isi tubuh. Tubuh sang induk dimakan. Barulah, anak laba-laba akan saling kanibal sebelum meninggalkan sarang mereka.

5. Semut penghisap darah
Adetomyrma merupakan genus semut endemik Madagaskar. Pekerja dari genus ini buta. Spesies jenis Adetomyrma venatrix digambarkan pada tahun 1994, dengan genus menjadi anggota spesies atipikal, yang Amblyoponini. Spesies ini termasuk semut Dracula, anggota yang memakan larva hemolymph. Ini orang tua yang mengajarkan anaknya untuk jadi "kanibal". Induk semut Adetomyrma, juga semut pekerja, membuat lubang di tubuh bayi-bayi semut untuk menyedot cairan tubuh, seperti darah pada mamalia. Semut-semut bayi yang disedot cairan tubuhnya itu tidak mati. Para ilmuwan belum mengetahui alasan penyedotan cairan tersebut. "Mungkin latihan kebiasaan," jelas ilmuwan. Kebiasaan yang dimaksud adalah kebiasaan transfer cairan antar semut saat dewasa.

6. Kutu Laut
Kutu laut adalah sekelompok spesies hewan copepoda dari ordo Siphonostomatoida, yaitu famili Caligidae. Terdapat sekitar 559 spesies di 37 genera, termasuk 162 spesies Lepeophtheirus dan 268 spesies Caligus. Saat melahirkan merupakan suatu proses yang sangat menyakitkan bagi kutu laut. Sebab saat melahirkan, ia akan membiarkan bayi-bayinya membuka jalan sendiri dengan menggerogoti tubuhnya dari dalam.

7. Ayam
Apapun jenis ayamnya, ternyata mereka harus menghasilkan kalsium karbonat yang banyak untuk kulit telur. Hal yang unik dari ayam ini ternyata ketika mereka tidak memperoleh kalsium yang cukup pada makanan, maka ayam akan menggunakan kalsium dari tulang mereka sendiri untuk digunakan dalam pembuatan kulit telur.
»»  ReadMore...

Wednesday

7 Jenis Hewan dengan Kemampuan Paling Unik di Dunia

Di alam, hewan-hewan dengan kemampuan unik tentu akan membuat sebagian orang merasa penasaran dan kagum karenanya. Pasalnya, kemampuan mereka ini jarang dimiliki oleh hewan lain. Tak menutup kemungkinan pula jika hewan unik ini menjadi pusat perhatian bagi para ilmuwan di seluruh dunia. Tak lain dan tak bukan adalah ingin mengetahui tentang bagaimana dan apa tujuan mereka melakukan hal-hal unik tersebut. Dirangkum dari berbagai sumber, ini beberapa jenis hewan yang mungkin belum Anda ketahui tentang keunikan mereka. Mari kita simak bersama-sama!


1. Kucing
7 Jenis Hewan dengan Kemampuan Paling Unik di Dunia
Kucing
Kucing peliharaan ataupun kucing rumah merupakan salah satu predator terhebat di dunia. Diperkirakan, kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies, kucing besar biasanya kurang dari 100. Kucing dianggap sebagai "karnivora yang sempurna" dengan gigi dan saluran pencernaan yang khusus. Kucing mempunyai sebuah membran yang mirip cermin dibelakang mata mereka yang memungkinkan bagi mereka untuk berburu didalam kegelapan yang sangat pekat. Membran ini di sebut “tapetum lucidum”. Membran ini memantulkan kembali cahaya setelah cahaya tersebut melewati retina yang mana memberikan kesempatan lagi untuk mengambil photon cahaya saat cahaya lewat lagi untuk kedua kalinya. Ini memberikan penglihatan yang sangat tajam bagi kucing.

2. Burung Kolibri
Sparkling Violetear (Colibri coruscans) 1
By Aralcal (Flickr: Sparkling Violetear (Colibri coruscans)), via Wikimedia Commons
Kolibri merupakan jenis burung kecil yang panjangnya hanya 6,4 sentimeter dan berwarna cerah yang sebagian besar hidup di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Seekor kolibri mempunyai sekitar seribu bulu yang bergemerlapan sehingga dapat memantulkan dan memancarkan sinar warna-warni yang dapat berubah saat burung tersebut bergerak seperti minyak pada air. Burung yang nampak berwarna kuning bagi kita sering memancarkan warna cahaya yang kita tidak mengetahui nama untuk warna tersebut, yang lebih dekat kepada cahaya ultra violet. Semisal teleskop Hubble membuat gambar dengan ultraviolet yang kemudian di beri warna oleh para ilmuwannya sehingga kita bisa menikmati gambarnya. Selain itu, burung kolibri yang biasa menghisap madu pada bunga sambil terbang mampu menyesuaikan diri dengan panjang gelombang cahaya di luar daya lihat manusia.

3. Tikus
7 Jenis Hewan dengan Kemampuan Paling Unik di Dunia
Tikus
Tikus merupakan jenis mamalia yang termasuk dalam suku Muridae. Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus) yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu model organisme yang penting dalam biologi sekaligus sebagai hewan peliharaan yang populer. Kebanyakan tikus penglihatannya tidak begitu tajam, namun mereka dapat mengatasi kekurangan tersebut dengan sungut pada moncongnya. Para tikus mempunya rambut yang panjang yang juga di sebut “vibrissae” layaknya tongkat bagi orang yang buta. Dengan menggetarkan sungut mereka pada benda di depannya, maka tikus dan hewan pengerat lainnya dapat mencitrai dengan mudah bentuk dan keadaan di sekeliling mereka.

4. Ular
7 Jenis Hewan dengan Kemampuan Paling Unik di Dunia
Ular
Ular merupakan jenis reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik. Ketika seekor ular sedang menjulurkan lidah “garpu”nya mungkin terlihat konyol bagi manusia, namun sebenarnya itu berguna bari mereka. Sebab ular tersebut sedang mencium atau merasakan sekelilingnya. Seekor ular menggunakan lidahnya untuk mengumpulkan partikel yang melayang di udara. Lidah yang berlapis tersebut kemudian ditempelkan ke suatu lubang istimewa di langit-langit mulutnya yang di sebut “organ Jacobson’s”. Disana kemudian bau-bauan dari partikel yang di masukkan kemudian akan di proses dan diterjemahkan kedalam sinyal listrik yang dikirimkan ke otak ular sehingga ular mampu mengetahui keadaan disekitarnya.

5. Burung
7 Jenis Hewan dengan Kemampuan Paling Unik di Dunia
Burung
Burung merupakan jenis hewan bertulang belakang yang memiliki bulu dan sayap. Banyak jenis burung, khususnya yang suka bermigrasi, bisa memanfaatkan medan magnetik bumi supaya mereka tetap pada jalur atau arah yang tepat dalam penerbangan yang jauh. Dalam hal ini sebetulnya para Ilmuwan masih bertanya-tanya tentang bagaimana mereka melakukannya, namun salah satu penelitian teranyar mengatakan bahwa mungkin mempunyai semacam kemampuan yang membuat mereka bisa “melihat” garis magnetik bumi sebagai sebuah pola warna atau cahaya yang melapisi penampakan di daerah sekitarnya.

6. Ngengat
Emperor Gum Moth GalawebDesign
By Galawebdesign (Own work), via Wikimedia Commons
Ngengat merupakan jenis serangga yang berkerabat dekat dengan kupu-kupu dan kedua-duanya termasuk ke dalam Ordo Lepidoptera. Hanya saja perbedaan di antara kupu-kupu dan ngengat lebih dari sekadar taksonomi. Uniknya, serangga ini bisa mendeteksi “sinyal cinta” yang disebut “pheromones” yang dipancarkan dari lawan jenis dari jarak hingga 7 mil atau kurang lebih 11 kilometer. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manusia bisa juga mendeteksi “pheromones”, namun sepertinya hal ini masih memerlukan pembuktian.

7. Freshwater Drum
7 Jenis Hewan dengan Kemampuan Paling Unik di Dunia
Freshwater Drum
Drum air tawar dapat mengatasi atau beradaptasi di segala macam iklim. Ikan ini lebih suka air jernih, tetapi toleran terhadap air keruh. Beberapa jenis ikan seperti ikan drum “mendengar” menggunakan “air bladders”. Mereka mendeteksi getaran suara dan menghubungkan getaran tersebut ke telinga bagian dalam melalui satu set tulang di tengah telinga yang disebut “Weberian apparatus.” Nantinya, sel-sel rambut yang ada di dalam telinga bagian dalam akan segera merespon getaran tersebut kemudian mentransfer informasi suara ke otak ikan drum.
»»  ReadMore...

Meski Kecil, Ternyata Hewan ini Berbahaya bagi Manusia

Binatang berbahaya bagi manusia bisa disebabkan oleh serangannya, ketajam gigi taringnya, ataupun racun yang disuntikkan lewat sengatan mereka. Meski bentuknya kecil, namun binatang ini cukup berbahaya bagi Anda. Mungkin beberapa diantaranya berada jauh dari lingkungan kita. Namun, ada pula yang tinggal di sekitar Anda. Binatang apa sajakah yang dimaksud? Ini ketujuh binatang yang meski bentuknya kecil, namun sangat berbahaya bagi Anda.


1. Africanized Bees
Meski Kecil, Ternyata Hewan ini Berbahaya bagi Manusia
Africanized Bees
Africanized Bees, dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai "lebah pembunuh", merupakan beberapa varietas hibrida dari spesies lebah madu Barat, (Apis mellifera), awalnya diproduksi oleh persilangan dari madu lebah Afrika A. m. scutellata, dengan berbagai lebah madu Eropa seperti lebah Italia A. m. ligustica dan Iberia bee A & m. liberiensis. Lebah hibrida jauh lebih defensif daripada berbagai subspesies Eropa. Kawanan kecil lebah Africanized mampu mengambil alih sarang lebah madu Eropa dengan menyerang sarang dan membangun ratu mereka sendiri setelah membunuh ratu lebah Eropa. Apa yang membuat lebah mematikan adalah sifat dasar pertahanan mereka dan kecenderungan untuk bergerombol. Selain itu, mereka cenderung mengikuti korban. Tak tanggung-tanggung, bahkan ketika sudah jauh dari sarang lebah juga masih sanggup mengikuti korbannya. Keagresifan ini ketika menyerang memastikan sebagai ancaman kematian yang sangat menyakitkan bagi korban.

2. Black Widow
Meski Kecil, Ternyata Hewan ini Berbahaya bagi Manusia
Black Widow
Latrodectus mactans, atau Black Widow Southern atau hanya Black Widow, merupakan spesies laba-laba yang sangat berbisa dalam genus Latrodectus. Jantan dan betina memiliki tanda berbentuk jam pasir di bawah perut mereka. Spesies betina terkenal dengan warna hitam dan merah khas yang kadang-kadang akan memakan pasangannya setelah reproduksi. Spesies ini berasal dari Amerika Utara. Bagi manusia yang sehat racun jarang berakibat fatal.
Racunnya dikatakan lebih kuat daripada ular derik.

3. Lalat Tsetse
Meski Kecil, Ternyata Hewan ini Berbahaya bagi Manusia
Lalat Tsetse
Lalat Tsetse adalah lalat berukuran besar yang dapat menggigit dari Afrika yang hidup dari darah vertebrata. Tsetse mencakup semua spesies dalam genus Glossina, yang biasanya digolongkan dalam famili tersendiri, Glossinidae. Mereka diketahui menyebabkan Penyakit Tidur pada manusia dan Nagana di ternak. Penyakit tidur merupakan penyakit parasit pada manusia dan hewan yang disebabkan oleh Trypanosoma, suatu protozoa yang ditularkan oleh lalat Tsetse. Gejala penyakit tidur dimulai dengan demam dan sakit kepala lalu membengkak di bagian belakang leher. Setelah itu, korban mungkin akan mengalami tidur siang hari dan insomnia. Selain itu bisa mengakibatkan kematian sesudahnya.

4. Kutu
Meski Kecil, Ternyata Hewan ini Berbahaya bagi Manusia
Kutu
Pada umumnya, kutu memakan darah dan menempelkan diri mereka kepada hewan lain (termasuk manusia). Mereka dapat menjadi sulit untuk musnahkan dan harus dilakukan dengan hati-hati sebab kutu dapat meninggalkan bagian kepala mereka yang kemudian dapat menyebabkan infeksi serius. Menurut pantauan kami di Wikipedia, kutu keras (hard ticks) dapat menularkan penyakit pada manusia seperti penyakit Lyme, demam Rocky Mountain, tularemia, equine ensefalitis, demam kutu Colorado, African Tick Bite Fever, dan beberapa bentuk ehrlichiosis.

5. Tarantula Hawk
Pepsis formosa02
By Davehood at en.wikipedia (Transferred from en.wikipedia), from Wikimedia Commons
Tarantula Hawk diberi nama sesuai fakta bahwa mereka berburu laba-laba kelompok tarantula sebagai makanan larva mereka. Sebagai bangsa serangga yang memiliki sengat, tawon ini termasuk yang terbesar dengan panjang mencapai hingga 5 sentimeterSebetulnya, warna pada sayap mereka ini adalah sebagai peringatan untuk pemangsa lain bahwa mereka berbahaya (aposematisme). Kaki kaki mereka yang panjang memiliki cakar kait untuk bergulat dan menjepit korbannya. Sengat pada tawon pemangsa tarantula betina panjangnya bisa mencapai 7 milimeter, dan sengatannya masuk pada kategori sengatan serangga yang paling menyakitkan di dunia.

6. Army Ants
Flickr - ggallice - Spoils of the raid
By Geoff Gallice from Gainesville, FL, USA (Spoils of the raid), via Wikimedia Commons
Jenis semut ini banyak ditemukan di Afrika dan Asia dan mereka membangun sarang sementara saat bepergian. Risiko terbesar semut ini untuk manusia adalah ketika mereka bergerombol melalui rumah. Ketika persediaan makanan rendah, kawanan semut ini akan menggerombol dalam ukuran hingga 50 juta semut. Ada laporan bahwa biasanya manusia dibunuh dengan membuatnya sesak napas (semut akan sering masuk ke dalam paru-paru). Mandibula mereka begitu kuat sehingga di beberapa bagian Afrika mereka digunakan secara individual sebagai jahitan darurat saat persediaan obat-obatan tidak tersedia. Para pekerja semut tentara biasanya buta atau bisa memiliki mata majemuk dengan lensa tunggal. Ada spesies semut tentara di mana kasta pekerja dapat menunjukkan polimorfisme berdasarkan perbedaan fisik dan alokasi pekerjaan. Namun, ada juga spesies yang tidak menunjukkan polimorfisme sama sekali. Pekerja kasta biasanya terdiri dari steril semut pekerja perempuan. 

7. Deathstalker
Deathstalker ST 07
The Deathstalker (Leiurus quinquestriatus), merupakan spesies kalajengking, anggota keluarga Buthidae. Ini juga dikenal sebagai kalajengking kuning Israel, Palestina Yellow Scorpion. Omdurman kalajengking, kalajengking gurun Israel dan sejumlah nama sehari-hari lainnya, yang umumnya berasal dari perdagangan tawanan komersial binatang. Untuk menghilangkan kebingungan, terutama dengan spesies yang berpotensi berbahaya, nama ilmiah biasanya digunakan untuk merujuk kepada mereka. Nama Leiurus quinquestriatus yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai "ekor halus bergaris lima". Spesies lain dari genus Leiurus juga sering disebut sebagai "deathstalkers". Ini adalah spesies kalajengking yang sangat berbahaya karena racunnya. Racun itu sebenarnya adalah campuran neurotoxins kuat. Meski, racun tidak akan membunuh orang dewasa yang sehat, namun bisa berakibat fatal bagi anak-anak dan lansia. Ironisnya, komponen racun (peptida chlorotoxin) memiliki potensi untuk menyembuhkan tumor otak manusia sementara racun lainnya dapat membantu melawan diabetes.
»»  ReadMore...

7 Hewan yang Dapat Hidup Hingga Ratusan Tahun

Binatang ataupun yang disebut juga sebagai hewan merupakan kelompok organisme yang digolongkan dalam kerajaan Animalia atau metazoa, yaitu salah satu dari berbagai jenis makhluk hidup yang ada di bumi. Dari sekian banyak makhluk hidup yang ada di dunia, ternyata ada diantaranya yang memiliki umur panjang. Atau dengan kata lain, hewan-hewan ini dapat bertahan hidup hingga ratusan tahun. Ini dia ketujuh hewan yang dapat hidup lebih lama.

1. Geoducks
7 Hewan yang Dapat Hidup Hingga Ratusan Tahun
The geoduck
The geoduck, nama ilmiah Panopea generosa, merupakan spesies kerang air asin dalam keluarga Mustelidae yang sangat besar yang dapat dimakan. Nama umum berasal dari Lushootseed (Nisqually) yang berarti "menggali lebih dalam". Geoduck ini berasal dari pantai barat Amerika Utara. Panjang shell dari kerang berkisar dari 15 sentimeter (5,9 inci) hingga 20 sentimeter (7.9 inci), tetapi sifon yang sangat panjang yang panjangnya bisa mencapai 1 meter (3,3 ft). Geoduck ini adalah salah satu dari kerang terbesar di dunia, dan salah satu hewan yang paling lama hidup dari jenis apa pun. Mereka memiliki sedikit predator selain manusia. Diperkirakan kerang ini telah hidup selama 160 tahun. Mereka dicirikan oleh panjang leher mereka atau sifon.

2. Ocean Quahog
Arctica islandica valves
By Hans Hillewaert (Karya sendiri), via Wikimedia Commons
Ocean Quahog (Arctica islandica) merupakan spesies kerang yang dapat dimakan, sebuah moluska kerang laut dalam keluarga Arctiidae. Spesies ini adalah asli dari Samudra Atlantik Utara, dan dipanen secara komersial sebagai sumber makanan. Spesies ini juga dikenal dengan sejumlah nama umum yang berbeda, termasuk cyprine Islandia, mahoni kerang, mahoni quahog, quahog hitam, dan kerang hitam. The khas Arctica islandica menyerupai quahog, tapi shell dari quahog laut adalah bulat, periostracum biasanya hitam, dan pada bagian dalam shell, garis pallial tidak memiliki lekukan, atau sinus. Berbeda dengan quahog, yang hidup intertidally dan spesies ini hidup subtidal, dan hanya dapat dikumpulkan oleh pengerukan. Mereka tumbuh ke ukuran melebihi 50 mm tinggi shell. Ocean quahog adalah spesies kerang yang dimanfaatkan secara komersial. Para peneliti telah ditafsirkan lingkaran konsentris gelap atau band pada kulit sebagai tanda tahunan, seperti sebuah pohon memiliki cincin. Beberapa spesimen dikumpulkan telah diperkirakan bahwa lebih dari 400 tahun.

3. Tortoises
Tortoise head
By Charlesjsharp (Karya sendiri), via Wikimedia Commons
Tortoises merupakan keluarga reptil darat jenis Testudines. Seperti kura-kura pada umumnya, kura-kura dapat terlindung dari predator dengan shell. Bagian atas shell adalah karapas, dan dibawahnya yaitu plastron, dan keduanya dihubungkan oleh jembatan. Adaptasi kura-kura endoskeleton memiliki shell eksternal dengan fusi tulang rusuk. Kura-kura dapat bervariasi dalam ukuran dari beberapa sentimeter hingga dua meter. Mereka biasanya hewan diurnal dengan kecenderungan untuk menjadi kusam tergantung pada suhu lingkungan. Mereka umumnya adalah jenis hewan tertutup. Kura-kura dianggap sebagai vertebrata dengan jangka hidup terpanjang di bumi. Salah satu yang tertua adalah Harriet, kura-kura Galapagos, yang meninggal karena gagal jantung pada usia 175 tahun pada bulan Juni 2006 di kebun binatang milik Steve Irwin. Harriet dianggap sebagai salah satu dari yang terakhir dari epik perjalanan hidup Darwin di HMS Beagle. Sebuah kura-kura raksasa Aldabra bernama Adwaita meninggal pada usia 250 pada Maret 2006.

4. Koi
YosriIkanKarp
By Yosri (Karya sendiri) , via Wikimedia Commons
Koi merupakan jenis ikan hias hias, ikan mas peliharaan. Biasanya, mereka dapat dijumpai di kolam batu buatan dan kolam hias. Anehnya, beberapa varietas koi mampu hidup lebih dari 200 tahun. Paling awal dikenal adalah Hanako koi, ikan yang meninggal pada usia 226 pada tanggal 7 Juli 1977. Varietas koi dibedakan oleh warna, pola, dan eskalasi. Beberapa warna utama putih, hitam, merah, kuning, biru, dan krim. Kategori yang paling populer koi adalah Gosanke, yang terdiri dari Kohaku, Taisho Sanshoku, Showa Sanshoku dan varietas.

5. Sphenodon
Sphenodon punctatus head
By TimVickers (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons
Sphenodon atau Tuatara merupakan jenis reptil yang mirip dengan kadal. Namun, mereka adalah satu-satunya anggota yang masih hidup dari ordo reptil yang berkembang 200 juta tahun yang silam. Ini merupakan binatang endemik Selandia Baru. Biasanya, Tuatara berwarna hijau-cokelat, dengan panjang sekitar 80 sentimeter dari kepala hingga ujung ekornya. Mereka memiliki kulit menyerupai duri di bagian punggung. Dalam bahasa Maori kata "tuatara" mengacu pada duri-duri ini. Nenek moyang terbaru mereka dengan kelompok yang masih ada adalah squamates (kadal dan ular). Untuk alasan ini, tuatara sangat menarik dalam studi evolusi kadal dan ular.

6. Lamellibrachia
7 Hewan yang Dapat Hidup Hingga Ratusan Tahun
Lamellibrachia
Lamellibrachia adalah genus cacing tabung yang terkait dengan tabung cacing raksasa, Riftia pachyptila. Ia hidup di laut dalam rembesan dingin di mana hidrokarbon ( minyak dan metana ) bocor keluar dari dasar laut. Hal ini sepenuhnya bergantung pada internal sulfida - oksidasi simbion bakteri untuk gizi nya. Mereka telah dikenal hidup 170 tahun, tetapi banyak ilmuwan yakin mungkin ada beberapa yang telah tinggal selama lebih dari 250 tahun. L. luymesi menyediakan bakteri dengan hidrogen sulfida dan oksigen dengan mengambil mereka dari lingkungan dan mengikat mereka untuk molekul hemoglobin khusus. Berbeda dengan cacing tabung yang hidup di lubang hidrotermal, Lamellibrachia menggunakan ekstensi posterior tubuh yang disebut akar untuk mengambil hidrogen sulfida dengan cara menyerap sedimen. Lamellibrachia juga dapat membantu bahan bakar generasi sulfida dengan mengeluarkan sulfat melalui akar mereka ke dalam sedimen di bawah agregasi.

7. Red Sea Urchins
Strongylocentrotus franciscanus juvenile
Kirt L. Onthank, via Wikimedia Commons
Red Sea Urchins atau dalam bahasa Indonesia bermakna Landak laut merah, Strongylocentrotus franciscanus, adalah landak laut yang ditemukan di Samudra Pasifik dari Alaska ke Baja California. Ia hidup di perairan dangkal dari garis surut di kedalaman hingga 90 meter (300 kaki), dan biasanya ditemukan di pantai berbatu terlindung dari gelombang ekstrim. Mereka merangkak di sepanjang dasar laut menggunakan duri mereka sebagai panggung. Beberapa spesimen diperkirakan lebih dari 200 tahun.
»»  ReadMore...

Monday

7 Jenis Hewan yang Dapat Mendatangkan Hoki

Hoki/Keberuntungan adalah salah satu hal yang di inginkan dari setiap orang, tentunya ini khusus bagi mereka yang mempercayainya. Kadang-kadang, menurut mereka yang percaya akan hoki, hewan pun bisa dianggap sebagai pembawa keberuntungan dalam kehidupan. Lantas, hewan-hewan apa saja yang dapat mendatangkan keberuntungan? Mari kita simak tujuh hewan yang menurut masyarakat bisa membawa keberuntungan.

1. Kucing
7 Jenis Hewan yang Dapat Mendatangkan Hoki

Hewan yang memiliki nama ilmiah Felis silvestris catus ini rupanya bisa mendatangkan hoki. Namun, yang dimaksud kucing di sini mungkin lebih dikhususkan pada sebuah benda atau patung berbentuk kucing yang di Jepang disebut 'Maneki Neko'. Maneki neko yaitu pajangan berbentuk kucing dari Jepang yang dibuat dari porselen atau keramik. Sosok seekor kucing yang duduk tegak dengan satu kaki depannya terangkat bak mengajak orang mendekat. Menurut kepercayaan mereka, pajangan ini dipercaya membawa keberuntungan kepada pemiliknya dan biasa dipajang di toko, restoran dan tempat-tempat usaha. Maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kanan dipercaya dapat mendatangkan uang, sementara maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kiri dipercaya mendatangkan pembeli. Pada umumnya Maneki neko tidak dibuat dengan kedua belah kaki depan diangkat karena tidak ingin dikatakan sudah menyerah angkat tangan. Model pajangan ini biasanya adalah kucing belang tiga, kucing Japanese Bobtail dengan buntut pendek seperti buntut kelinci. Maneki neko juga dibuat dalam warna-warna lain seperti kuning emas atau hitam. Konon, kucing yang menjadi model maneki neko sedang mencuci muka dengan menggunakan sebelah kaki depan. Wujud barang ini rasanya sudah tak asing lagi di toko, restoran, wartel dan sebagainya.

2. Ikan Lou Han
Ikan Lou Han merupakan salah satu ikan hias terkenal yang dipelihara di dalam akuarium karena warna sisik mereka yang hidup serta benjolan kepala mereka yang berbentuk khas berjuluk 'benjol kelam'. Ikan yang memiliki ornamen tulisan Han di perutnya ini merupakan hewan yang memiliki nilai jual tinggi sebab dianggap bisa membawa keberuntungan bagi si pemiliknya.

3. Ikan Arwana
Ikan Arwana Asia, atau Siluk Merah adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia Tenggara. Ikan ini memiliki badan yang panjang Arwana Asia umumnya memiliki warna keperak-perakan. Ikan asli Indonesia ini masih dipilih masyarakat sebagai hewan peliharaan, sebab selain membawa keberuntungan juga menunjukan tingkat sosial seseorang. Harga ikan yang satu ini bisa mencapai puluhan juta sebab memiliki tingkat keberuntungan yang cukup tinggi.

4. Ikan Koi
Ikan Koi adalah varietas ikan hias peliharaan yang disimpan untuk tujuan dekoratif di kolam atau di akuarium. Ini merupakan jenis ikan karper Cyprinus carpio yang dipelihara untuk menghias rumah, berasal dari Tiongkok dan banyak tersebar di Jepang. Ikan ini masih berkerabat dekat dengan ikan mas, dan karena itu banyak orang menyebutnya ikan mas koi yang sebenarnya adalah misnomer. Varietas koi dibedakan oleh warna, pola, dan eskalasi. Beberapa warna utama putih, hitam, merah, kuning, biru, dan krim. Kategori yang paling populer koi adalah Gosanke, yang terdiri dari Kohaku, Taisho Sanshoku dan varietas Showa SanshokuUsut punya usut, rupanya ikan ini juga dianggap membawa keberuntungan. 

5. Tokek
Tokek ialah nama umum yang dipakai untuk menyebut cicak besar. Ada banyak jenis tokek, namun istilah tokek secara sempit biasa dipadankan bagi anggota marga Gekko, suku Gekkonidae. Hewan ini kebanyakan aktif di saat senja dan malam hari, meski suara panggilannya kadang-kadang terdengar di siang hari. Tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di rekahan batuan atau gua, akan tetapi sebagian jenisnya juga beradaptasi dengan lingkungan manusia dan bersifat komensal, yaitu organisme yang tidak merugikan. Tokek memburu aneka serangga dan invertebrata lain sebagai makanannya, ia juga tidak segan memangsa vertebrata lain yang lebih kecil dari ukurannya. Biasanya, tokek betina mengeluarkan sepasang telur yang disimpan di sudut-sudut lubang atau dinding rumah. Tempat menyimpan telur ini biasa digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

6. Katak
Katak adalah hewan amfibia yang paling dikenal ooleh orang di Indonesia. Anak-anak biasanya menyukai kodok dan katak karena bentuknya yang lucu, sering melompat-lompat, tidak pernah menggigit dan tidak membahayakan. Mungkin tak semua orang suka pada kodok. Bahkan sebagian orang jijik berdekatan dengan makhluk amfibi ini. Namun pemikiran ini berbeda jika kita bicara soal tradisi masyarakat Jepang. Sebab bagi orang Jepang, justru kodok memiliki arti yang khusus. Tak tanggung-tanggung, bahkan katak dianggap sangat istimewa oleh orang Jepang.

7. Naga
Naga merupakan sebutan umum untuk makhluk mitologi yang berwujud reptil berukuran raksasa. Makhluk ini muncul dalam berbagai kebudayaan. Pada umumnya berwujud seekor ular besar, namun ada pula yang menggambarkannya kalau naga berwujud seperti kadal bersayap. Meski naga adalah hewan yang fiktif atau belum dapat diuji keberadaanya, namun masyarakat tionghoa mempercayai bahwa hewan yang satu ini juga dapat membawa berkah dan keberuntungan. Sebagai contohnya, ornamen-ornamen khas Tionghoa banyak yang mengandung unsur naga.
»»  ReadMore...